RSS Feed
This is a mood message, you can edit this message by editing file message.php, or you can also add here some advertisement.

Rabu, 29 September 2010

Bidadari dalam senja

Kulit putih laiknya salju dengan rambut panjang terurai melayang dihempas angin, melenggak-lenggok membelah udara menampakkan tubuh 'sehat' dalam balutan busana clothing company khas bandung yg minim..siapapun kan berpikir 2x utk mengabaikannya.
Profil keturunan hawa itu mendekat menggirhng alam bawah sadar untuk berfantasi. Dalam siluet senja yg sejuk setelah tadi bumi diguyur hujan, 2 mata indah itu mengajak saya bercengkrama dalam dunia imajiner. Sesimpul senyum genit dalam bingkai bibir bergincu merah muda mampir menyapa kesadaranku yg lagi duduk di bangku taman ini...
Saya mencoba menelisik&memperhatikan siapa sosok jelita itu. Tapi sungguh, saya tak mengenal atau pernah bertemu sebelumnya! Mahluk itu segera berlalu, tapi sesaat ia masih sempat mengirim pesan lewat sebuah senyuman sebelum ia benar2 berlalu dari batas penglihatan saya.. Ahh!! Saya menimpukkan tangan ke dahi sambil beristigfar..
Terpaksa saya mengalihkan pandangan utk menghindari tatapan mata yg berlebihan. Bagaimanapun menatap lawan jenis dlm waktu yg lama beresiko memunculkan fantasi atau perasaan aneh..
huh..tak usah dihiraukan lagi..

Di taman ini senja begitu merekah. Pelan2, awan hitam yg tadi menggelontorkan tetesan air telah menepi. Berganti menjadi semburat cahaya kuning kemerahan di barat langit.. Sinar matahari senja yg lembut kembali muncul menyentuh sisi melankolis jiwa..
Sementara fokus mata saya mulai menyapu sekeliling. Orbit taman ini dipenuhi segelintir orang yg kebanyakan dari mereka datang bersama pasangannya -baik yg legal atau bukan-, sekedar menikmati senja..
Senja hari ini begitu indah dan sejuk..menjadi waktu istimewa, menjadi waktu yg mungkin akan jadi sejarah mereka kelak.. Ya, mereka yg datang dengan cinta, mereka yg sedang jatuh cinta..
Dalam kesendirian di hamparan rumput ini,hati saya bergetar. Tersenyum kecil melihat mereka yg lagi bermandikan pelangi cinta.. Bahagia sekali rasanya..
Semoga saja mereka bisa mempertanggungjawabkan cintanya.

***

Saya lagi sendiri. Benar2 sendiri.. Dan saya sungguh merindukan kehadiran sahabat2 disamping saya. Bersama2 memperjuangkan cinta. Cinta pada kebenaran! Kebenaran yg mulai mampet disuarakan banyak orang.
Semoga allah memberkahi dimanapun kalian berada.

Saya mulai merebahkan tubuh diatas rumput ini, mencoba melepas kelelahan seharian ini. Mata ini menatap kelangit, pelangi sehabis hujan itu tak muncul tapi kehadirannya digantikan lembayung merah bergaris kuning..
Lalu mulai menerawang jauh menembus batasnya langit yg infinitif.. Sementara otak kanan berresonansi menghadirkan imajinasi, mata saya perlahan menutup akibat lelahnya tubuh. Dan seketika berada dalam ruang yg spektrum warnanya menyala begitu gemerlap..

Tiba2 saja ada gerbang kayu besar terbuka perlahan. Deriknya bagitu menyayat pendengaran. Pelan tapi pasti, view alam dibalik gerbang itu menjadi santapan yg melezatkan mata! saya memulai langkah dengan menjejakkan kaki diatas pelataran padang rumput yg membentang. Beberapa awan berbentuk jantung hati menggurat menghiasi langit yg serba biru.
Dan pemandangan yg menyejukkan itu terus menggiring saya pada sebuah sungai yg mengalir lambat. Saya mendekat mencoba meminum air disana, mengguyur kerongkongan yg penuh dahaga,, namun ini bukan air biasa, ini madu! Madu yg mengalir dari celah batu permata bersama aliran sungai susu di jalur lainnya.. Subhanallah!
Aku bertasbih padaMu seperti tasbihnya angin yg mengalun lembut dan tasbihnya air terjun yg menguapkan kabut dengan percikan2 air...
Saya tak pernah melihat keindahan seperti ini di dunia nyata..

Dalam spasi imaji ini, saya tidak sendiri. Dia yg sempat mampir dalam selaput memori sekian lama kembali hadir..
Kali ini dalam jarak yg sangat dekat wajah sederhana itu nampak semakin anggun..
Sesaat saya menutup mata, menghirup nafas dalam sampai tercium aroma bunga kasturi yg menenangkan..Saya tersenyum bahagia. Bidadari yg mampu melunakkan batu menjadi busa yg lembut hadir mendampingi perjalanan ini..
Sesaat ia melepaskan genggaman tangannya padaku..dia lalu berlari lari kecil mengejar kupu-kupu berwarna pelangi yg bercahaya.. Kerudung biru muda itu terkibaskan sepoi angin.. Tubuhnya seakan melayang, wajahnya nampak riang..
Dengan telapak tangannya yg lembut ia menangkap kupu-kupu yg memendarkan sinar paling gemerlap..lalu ia lepaskan lagi agar sang kupu2 kembali terbang dan dia tertawa lepas layaknya tawa anak kecil mendapat mainan baru..

Hingga tawanya yg merdu itu mengusik kerumunan sosok yg menyelinap di balik dedaunan.. Sosok2 menyilaukan mata yg jika wajahnya ditampakkan ke bumi akan menghenyakkan seluruh manusia terhenyak karena kecantikannya, membuat langit terguncang ketika mereka meninggalkannya.. Ya,bidadari! Bidadari yg diceritakan dalam banyak kisah sebagai mahluk mulia yg kecantikannya sempurna.
Namun kali ini ke 33 bidadari inilah yg terkejut ketika mereka melihat ke arah dia,bidadari berjilbab biru muda yg bermain dgn kupu2 gemerlapnya..
Dalam sepersekian detik airmuka mereka berubah. Rona muka yg merah layaknya sang pecinta yg diluap kebahagiaan asmara nampak semakin memerah dalam busana serba putih, dan mereka menunduk..
Sadar diperhatikan,dia mendatangi kerumunan bidadari itu;
"kalian siapa..?"
" kami adalah bidadari. Mahluk mulia yg allah ciptakan dan tempatkan di surga hanya utk manusia pilihan seperti kalian.."
"lalu kenapa kalian menunduk melihatku? Padahal jika wajah cantik ini kalian tampakkan ke seluruh bumi niscaya akan membuat penduduknya terhenyak dan bertasbih memuja namaNya.."
" kami menunduk sebab wajahmu lebih cantik dari kami.
Kecantikan yg keluar dari wajahmu merupakan kecantikan yg didapat dari kepatuhan terhadap perintahNya di dunia..
Kecantikan yg memekar di wajahmu tumbuh dari keikhlasan hati seorang hamba yg mulia dan sholehah sepertimu..
Begitu pula keindahan dirimu seutuhnya lahir dari keistiqomahan dirimu utk menutup auratmu seutuhnya..
dan kelembutan suaramu yg didapat dlari kesungguhanmu menjaga suaramu dari hal yg tak berguna dan kekonsistenanmu melantunkan ayat2 suci&menjaganya untuk kau amalkan sehari-hari...."

Dialog singkat ini membuat rasa kagum padanya semakin besar saja, seiring memudarnya tubuh ini.
Perlahan molekul tubuhku tercerai berai terbawa angin..meninggalkan tempat indah bernama surga yg belum layak kutempati dan meninggalkan bidadari yg belum pantas kudampingi..
besamaan dengan berakhirnya episode mimpi kali ini..

Sejenak mata terbuka. Saya telah kembali dalam alam realitas..
Perlahan malam mulai menelan senja, saya segera terbangun untuk segera berwudhu. Undangan utk menemuiNya dalam keindahan dan kebersahajaan shalat telah datang..saya tak bisa berkata tidak untuk undangan seagung itu.

Mimpi tadi itu terasa begitu indah..
tapi itu tetaplah mimpi, yg hadir dari kerinduan sehingga membentuk ruang dan celah yg potensial setan masuk kedalamnya..
Semoga allah melindungi keimananku..
Semoga allah menghadirkan cinta di hatiku..cinta kepadaMu yg menggetarkan hati, yg mengalahkan cinta kepada yg lain selain dariMu..
Tak bidadari di surga ataupun dunia.. Hanya padaMu..
Laailahailla anta.. Subahanaka inni kuntu minadzdzaalimin..