RSS Feed
This is a mood message, you can edit this message by editing file message.php, or you can also add here some advertisement.

Rabu, 02 Februari 2011

Mengatasi Keterbatasan

Kin, sebut saja dia begitu. Dia adalah salahsatu personil dari grup vokal "PELANGI" . Buat para penikmat acara 'Suara Indonesia' yg ditayangkan Trans TV, nama grup Pelangi pastilah tak asing lagi. Pun buat saya, grup ini sangat terlihat menarik&excellent karena mereka terdiri dari sekumpulan anak muda yg memiliki kekurangan dalam penglihatan/tuna netra.

(nb: ketika menulis kata 'anak muda' ,saya jadi terasa sudah tua.. :) )

namun kekurangan tsb dapat dieliminir dengan semangat tinggi utk berkarya. Ditunjang bakat menyanyi yg bagus, para personil yg rata2 masih SMA ini menjelma menjadi salahsatu favorit di acara SI.

Ohya, tentang Kin. Bukan Kin jeffrey kurniawan. Saya memiliki kedekatan secara personal dengannya karena dia saat ini masih bersekolah di Sma almamater saya dahulu.

Saya mengenalnya sebagai pemuda yg cerdas, aktif dan religius. Meski dgn kemampuan terbatas, ia aktif di Rohis atau sebutlah aktivis da'wah di sekolah tersebut. Rohis yg memiliki lumayan banyak variasi kegiatan.

Salahsatunya adalah 'rihlah' atau biasa kita kenal dgn hiking dan tadabur alam. Sudah rutinitas, dalam setahun rohis tsb mengadakan rihlah 3-4 x ke berbagai tempat yg memiliki trek menantang dan pemandangan menakjubkan. Seperti Rihlah teranyar pada tgl 25 desember lalu, yg jg saya ikuti.

Bukan acaranya yg menjadi fokus saya. Namun keikutsertaan Kin yg membuat saya surprised. Sejak awal rute hiking, saya sering memperhatikannya. Ternyata kekurangan yg dimilikinya sama sekali tak menghalangi keinginan utk berpartisipasi dan berkarya. Berkali-kali tersandung bahkan terjatuh, namun dia seperti memiliki energi lebih yg tak dimiliki orang lain untuk menaklukkan setiap tantangan. Saya kagum dengan semangatnya mengatasi keterbatasan. Apalagi sikapnya sungguh menyenangkan dan sangat alami, tak sedikitpun mengeluh meski tubuhnya terus berpeluh.

Ah, saya jadi malu!! Saya yg memiliki banyak kelebihan malah sering mengeluhkan berbagai hal. Padahal Allah telah memberikan banyak anugerah yg jarang saya syukuri.

Wah, hari itu saya banyak belajar dari Kin. Ia memang tak menggurui lewat kata2, tapi ia berbicara lewat karya nyata. Secara fisik dia memang terbatas, tapi tidak secara mentalitas. Dia sanggup mengalahkan 'handycap' ,keterbatasan yg sering dikeluhkan atau malah dijadikan alasan utk tidak berbuat apa2.

***

Rasanya sangat mudah bagi saya membuat 1001 alasan untuk berdiam diri menolak berbuat kebaikan. Kadang kesadaran ini terperam dalam-dalam, tertimbun pemaafan dan pemakluman sebagai bentuk ketidakpedulian. Naif sekali memang. Ketika kita dianugerahi berbagai kelebihan: fisik, harta, waktu, ilmu... Namun tak secuil pun kita amalkan di jalanNya. Entah karena 'pemakluman ketidakmampuan' atau karena berbagai ketakutan.

"bagaimana dengan kuliah saya?"

" bagaimana dengan pekerjaan dan anak istri saya?"

"bagaimana jika harta saya habis?"

" bagaimana jika begini, bagaimana jika begitu..?"

Begitu banyak pertanyaan yg menggugat masa depan sebagai refleksi akan ketakutan. Padahal masa depan belum terjadi. Padahal masa depan adalah ketetapanNya.

Saya jadi teringat seorang ibu dengan 8 anak yg memutuskan diri menjadi relawan-tentu dgn izin suaminya- saat tsunami menerjang Aceh 6 tahun lalu. Pun seorang pemuda yg mengabdikan diri mengurus anak jalanan disela-sela mengerjakan tugas akhirnya.

Tidak mudah memang.

Apalagi di dunia realitas seperti sekarang.

Namun dengan keteguhan hati, mengumpulkan segenap kemampuan untuk menangkal kekhawatiran. Melakukan kebaikan mencegah kemunkaran.

Mungkin nanti, Allah SWT menguatkan kita dari kelemahan2 yg kita punya. Sehingga kita tersadar bahwa kita tidaklah selemah yg kita kira. Bahwa kita tak seterbatas yg kita sangka.

Belajar dari Kin yg mampu mengatasi keterbatasan penglihatannya, saya percaya dengan keteguhan hati dan pikiran positif kita bisa mengatasi keterbatasan apapun yg kita punya.

Keterbatasan hanyalah belenggu yg menghalangi kita melangkah lebih jauh. Padahal mungkin, kebenaran bisa jadi letaknya lebih jauh lagi.. Dan pasti, kebenaran itu tak akan datang dengan hanya berdiam diri..

Seperti kata imam syafii: " anak panah akan menuju sasaran jika ia lepas dari busurnya.."

Wallahualam

Sejarah Natal

Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih - yang mereka sebut Tuhan Yesus. Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325 - 354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).

Kelahiran Yesus Menurut Bibel

Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1:8 dan Matius 2:1, 10, 11

Lukas 2:1-8: Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.

Demikian juga Yusuf pergi dan kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung. Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat yang bagi mereka di rumah penginapan.

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu sedang melaksanakan sensus penduduk (7 M = 579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam Ibu Yesus berasal dari Betlehem, maka mereka bertugas ke sana, dan lahirlah Yesus Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya dalam palungan (tempat makanan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.

Menurut Matius 2:1, 10, 11:

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya.

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintahkan tahun 37 SM - 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal tidak mustahil.

Sedangkan, Al Qur'an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihissalam).

"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan". Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu". (Surat Maryam: 23-25).

Jadi menurut Al Qur'an, Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible - seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23) : Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan: Agustus - September.

Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity - seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut: Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Behtlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pengunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 200 Masehi.

Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?

Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun I, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (sudah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus, jadi antara tahun 27 Sebelum Masehi - 14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius 2:1 (juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi - 4 sesudah Masehi.

Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah masehi. Antara lain kita kutip buku tulisan rev. Dr. Charles Franciss Petter, MA., B.D., S.T.M. yang berjudul The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:

Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diajui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus yang masih bayi yang katanya bakal jadi raja orang-orang Yahudi, maka jelaslah tanggal lahir Yesus harus digeser ke belakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun ke belakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanannya juga harus dibangkitkan kembali.

Jadi sampai hari inipun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.

Asal usul Perayaan Natal 25 Desember

Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya. Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke 4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium romawi yang paganis politheisme.

Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun = matahari; day = hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.

Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan = Yesus).

Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan: Pertama, hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus, untuk menggantikan patung Dewa Matahari.

Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.

Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.

Selasa, 28 Desember 2010

Indonesia vs Malaysia, perseteruan dua saudara

Kalau seorang abang sesekali mengalah pada adiknya, wajar! Namanya juga hubungan persaudaraan, sang kakak perlu pandai2 menjaga egonya biar jadi teladan buat adiknya.

Namun bagaimana bila sang abang diam saja apalagi terus mengalah, padahal si adik sudah kelewat nakal dan terus bikin repot?? Ini sih udah kurang ajar.

Adik macam begini ini perlu digebuk bokongnya, paling tidak dikasi pelajaran lah! Jika terus didiemin, dijamin deh si abang bakalan kehilangan wibawa, dianggap takut dan minder atau malah dianggap ayam sayur!!!

Seandainya Jawaharlal Nehru masih hidup, PM india yg pertama kali memberi nama negara itu: MALAYSIA mungkin tak akan pernah menduga nama temuannya itu menjadi sumber sengketa di asia tenggara. Setelah memerdekakan diri dan menjadi koloni inggris, malaysia menjelma sebagai salahsatu kekuatan mapan di asia. Tak cuma itu, negara yg boleh dibilang adik serumpun indonesia ini harus diakui menjadi tetangga yg paling nyebelin buat indonesia. Dari tahun 60-an di era soekarno hingga kini era yudoyono, malaysia acapkali menjadi sumber masalah di bidang ekonomi, politik, budaya bahkan olahraga. Sang adik: malaysia memang paling pandai memanfaatkan kebaikan kakaknya, indonesia. Padahal kalau sudah kejepit, si abanglah yg paling pertama dimintai tolong.

Sejarah mencatat tahun 1969, kejuaraan merdeka games di malaysia nyaris batal digelar akibat kerusuhan rasial di kuala lumpur. (cat: jika dikomparasikan dgn kondisi sekarang, merdeka games ini levelnya masih dibawah AFF cup lho)

Namun karena perlu memulihkan citranya di mata internasional, malaysia pun giat mencari solusi. Akhirnya mereka meminta bantuan pada indonesia agar tetap mengirim timnasnya. Alasannya politis. Dengan kehadiran indonesia yg saat itu masih disegani di region asia, malaysia dapat mengklaim dan menunjukkan pada dunia bahwa kuala lumpur telah aman dari keributan. Indonesia bingung karena timnas harus tampil mempertahankan titel juara King's Cup di bangkok yg penyelenggaraannya berdekatan dengan merdeka games.

Namun malaysia terus merajuk. PM Malaysia yg juga presiden AFC(federasi sepakbola asia) Tunku Abdul Rahman mengirim surat pribadi kepada ketua umum pssi saat itu, Kosasih Purwanegara S.H lewat kertas surat langsung berlogo perdana mentri malaysia.

" jika dari saudara serumpun bantuan ini tak kami peroleh, hendak kemana lagi kami berharap??" demikian inti surat itu.

Dari semula bingung, si abang akhirnya mengalah. Maka berangkatlah timnas garuda menuju KL utk akhirnya merebut Merdeka Games. Namun karena keletihan, misi utama mempertahankan gelar di king's cup gagal!!

***

Cerita tentang kelembekkan dan ketidaktegasan para pemimpin bangsa semakin terlihat di era kekinian. Malaysia sadar betul cara memanfaatkan kelemahan indonesia ini. Mereka semakin kesetanan untuk mengklaim apa2 yg dimiliki indonesia. Mulai dari blok ambalat, angklung, reog, batik hingga pulau bali yg hampir semua disikapi pemerintah dengan diam. Belakangan, nama irfan bachdim pun ikut2an diklaim sebagai milik malaysia!!

Entah obsesi macam apa yg dimiliki sang adik. Apa mungkin ingin mempermalukan sang kakak? Padahal rasanya tak usah lah main klaim2an, toh indonesia dan malaysia masih saudara serumpun bahkan seakidah karena mayoritas penduduk merupakan muslim.

Namun yg paling memungkinkan, ini adalah semacam provokasi dari malaysia. Seperti yg dilakukan para suporternya dalam pertandingan final AFF cup, dengan mengarahkan sinar laser ke arah para pemain berulang kali. Dan mereka berhasil.

Pemain indonesia terprovokasi, kehilangan konsentrasi dan kemudian menderita kekalahan 3 gol tanpa balas. Hal yg sama sudah dipraktikkan terhadap pemain vietnam, namun rupanya tidak diwaspadai indonesia.

Bicara soal provokasi yg sering dilakukan malaysia, ada baiknya kita mengetahui ihwal mula konfrontasi indonesia vs malaysia. Perang ini berawal dari keinginan Federasi Malaysia pada tahun 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak kedalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan perjanjian Manila Accord. Oleh karena itu Keinginan tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno yang menganggap pembentukan Malaysia sebagai "boneka Inggris" merupakan kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk baru. Berbagai provokasi akhirnya dijalankan dengan demonstrasi anti-Indonesia yang terjadi di Kuala Lumpur, ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. Maka amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak dan terjadilah perang saudara.

Saya sepakat dengan Greg Poulgrain,dosen University of New England (UNE). Dia membuat tesis yg kini telah dibukukan bersama Pramudya Ananta Toer yg berjudul: The Genesis of Malaysia Konfrontasi: Brunei and Indonesia, 1945-1965. Dia berpendapat bahwa bahwa yg menciptakan "konfrontasi" adalah Inggris.Tujuannya menyelesaikan proses dekolonisasi di Asia Tenggara tapi ttp menjaga agar pemerintah yg baru pro-investasi Inggris. Maka yg didukung jadi poros kekuasaan baru di Malaysia dan Singapura adalah elite politik setempat yg pro-Barat.

Dalam desain Asia Tenggara yg dibuat Inggris, Bung Karno ditiadakan. Karena dia anti-Barat dan anti-modal asing. Lagi pula di sebelah utara Asia Tenggara, kekuatan komunis mulai meningkat, terutama di Vietnam.Maka provokasi dilakukan thd Bung Karnodengan memperhitungkan bahwa sumber ekonomi Indonesia tak cukup kuat utk perang menghadapi Inggris.Dengan demikian, dgn konfrontasi yg panjang, ekonomi Indonesia akan ambruk dan Bung Karno akan jatuh.

Terbawa oleh semangat revolusioner yg menggebu, Bung Karno terpancing oleh provokasi Inggris. Dan lalu utk memperkuat daya perangnya, Indonesia hrs berhutang banyak dari Uni Soviet untuk membeli senjata.

Sedangkan Malaysia dan Singapura tak perlu belanja senjata: kedua negara baru itu dilindungi militer Inggris. Maka sementara di Indonesia perekonomian makin terkuras, di Malaysia pemerintahnya punya cukup dana utk memperkuat sendi ekonomi. Dgn adanya konfrontasi pula, Inggris berhasil membuat Serawak -- yg ketakutan -- bergabung dgn malaysia. Dilihat kini, rencana Inggris spt yg dipaparkan Greg Poulgrain berhasil. Bung Karno jatuh ketika perekonomian Indonesia gawat.

Inggris memang sangat berpengalaman memprovokasi Indonesia. Pertama tentu saja pertempuran Surabaya yang kemudian melahirkan Hari Pahlawan. Kedua dalam memprovokasi para pemuda di Sumatra Timur dengan berhasil melikwidasi para bangsawan wilayah tersebut. Apa yang kelak dinamai "revolusi sosial", yang salah seorang kurbannya adalah penyair Amir Hamzah, ini sasarannya jelas: menghapus pengaruh Indonesia lewat para bangsawan Sumatra Timur dari koloni Inggris di Malaya, Singapura dan Kalimantan Utara.

Indonesia yang anti kolonialisme- imperialisme-kapitalisme membuat Inggris gelisah kawasannya di Asia Tenggara. Negara kolonial tua ini, tak rela kehilangan sumber dollarnya dari Malaya, Singapura dan Kalimantan Utara. Malaya adalah penghasil besar timah, karet, sawit, Kalimantan Utara, di sini Brunai, adalah tambang minyak bumi terkemuka, sedang Singapura pelabuhan transit impor-ekspor Asia Tenggara, juga salah satu pusat pengendalian kekuasaan regional baik dengan intelijen maupun dengan pemasokan senjata dan serdadu. Itulah Inggris....

****

Akhirnya saya ingin mengungkapkan kesimpulan singkat, dengan berbagai teori tadi bahwa tak seharusnya kita mudah terpancing oleh berbagai provokasi dari siapapun itu. Perlu penelitian objektif dan perspektif yg berbeda. Namun tak selayaknya pula menjadi diam apalagi "lembek" menghadapi berbagai provokasi macam itu.

Terlebih itu dilakukan oleh "adik" sendiri. Kalau sudah nakal ya jewer aja dehh !!!!

Naif...

Hari itu malam membawa angin kering menyelinap kedalam sendi-sendi hingga menembus rusuk. Dinginnya sungguh-sungguh membuatku menggigil. Cardigan yg kupakai tidak begitu berpengaruh banyak menjalankan fungsinya sebagai penghangat tubuh.Mataku sudah kesat, meski malam barulah sesaat. Namun tetap kupaksakan diri utk mendekati sebuah kendaraan (sebutlah itu angkot) nomor O1 berwarna hijau strip kuning yg sudah kustop dengan telunjuk saktiku hingga kendaraan itu berhenti sedemikian rupa. Dengan langkah yg gontai lambat kudekati. Tak ada alasan utk aku mempercepat langkah, toh aku bebas tugas dan tak ada waria yg mengejarku.Tanpa banyak cerita,aku sudah berada dalam angkot. Duduk di deretan paling belakang,sejajar dengan supir. Ada alasan khususkah aku memilih duduk disana?? Tidak ada. Meski segala sesuatunya memerlukan alasan,tapi aku tak mau mencari-carinya.. Ahh..kusandarkan punggungku.. Hari itu entah kenapa begitu datar..datar sekali. Tak bergembira,tapi juga tak sedih. Datar saja begitu.
Semoga ini bukanlah akibat emosi yg terlalu lama mendekam. Bagaimanapun emosi yg lama beristirahat bisa menjadikanku mudah goyah,tak seimbang&penuh rasa malas. Mudah2an saja tidak, kedataranku hari ini memang karena tak ada hal luarbiasa terjadi.

.***

Kendaraan itu terus melaju membelah udara. Sampai di satu titik, ia berhenti memberi waktu utk 2 gadis muda masuk kedalamnya, tentu dengan tujuan 2 mahluq ini bisa menaikinya.
Hmm..2 wanita yg cantik&berpenampilan 'menarik'. Seorang diantaranya memakai rok 20cm diatas lutut (jangan dibayangkan seperti apa). Jika saja lidah ini kelu tuk berucap istighfar, pastilah mata ini tak berhenti melotot seakan ingin meloncat.
Karena aku seorang muslim yg diwajibkan menjaga pandangan, maka kualihkan fokus dari mereka. Meski sedikit terpaksa.... ;)

yah,ini adalah esensi dari apa yg aku yakini. Islam mengajarkanku utk menjaga kesucian, lahir dan bathin. Karena itulah dalam berbagai buku fikih atau buku agama, bab thaharah atau bersuci menjadi bab pertama. Dan menjaga pandangan dari yg haram adalah salahsatu bentuk thaharah agar hati tak terkotori.

Tak terasa, aku tenggelam dalam dunia bawah sadar. Saking asyiknya melamun, aku baru tersadar ketika angkot yg tengah berjalan nyaris beradu dengan sebuah kuda pacu besi buatan jepang (hufth..tak ada yg berubah dari tahun 1942 hingga kini, sama2 dijajah jepang).
Accident yg biasa terjadi di jalanan: motor seenaknya menyalip mobil tanpa perhitungan. Saat mobil nyaris tertabrak, aku sejenak diam mematung. Sementara 2gadis tadi berteriak istighfar dan si rok mini menambahkannya dengan takbir:"Allahu Akbar!!"
....

Heran juga, cewek dengan pakaian zaman jahiliyah begitu ternyata masih mengingat tuhannya.. Atau ingat hanya pada saat kepepet saja?? Jika tak terdesak, begitulah..menutup aurat yg merupakan syariat utk kebaikannya sendiri malah diabaikan. Menunggu hidayah ujarnya. Seakan hidayah adalah barang semu yg mendadak terjadi, bukan sebuah proses yg perlu diupayakan.Hal2 itu yg berkecamuk dalam pikiranku.Tapi ah...Betapa naifnya ku berpikir begitu tanpa berkaca pada diri sendiri.Apakah selama ini aku sudah menjalankan syariat&menjadi muslim yg baik??Meski menyesalkan muslimah yg berpakaian seperti itu, layakkah aku memberikan label negatif??Seorang kawan mengingatkanku, bahwa kewajiban seorang muslim adalah "amar ma'ruf nahyi munkar"melakukan kebaikan, mencegah kemunkaran. Amar ma'ruf seperti menanam benih, sedangkan nahyi munkar ibaratnya memberantas hama.Bagaimana hasil panen bisa optimal jika hanya menanam benih, sedangkan hama tak pernah diberantas..?!

Sedangkan aku..jangankan mencegah kemunkaran. Berbuat kebaikan pun masih setengah2..ibadah fardhu ain saja masih kulakukan tak tepat waktu..
Padahal manusia sendiri diturunkan ke bumi utk menjadi khalifah alam dalam rangka beribadah kepadaNya...
Ya!beribadah! Dan beribadah bukan hanya melakukan kebaikan untuk diri sendiri.

***

tak terasa kendaraan ini telah memberhentikan dirinya di tempat tujuan. Aku turun dan membayar kompensasi karena telah menggunakan jasanya.
Setelah itu, aku duduk dan terdiam sesaat. Ada yg berkelebat dalam spasi otakku.
Menyadari kekeliruanku, memberikan label negatif pada orang yg bahkan tak kukenal. Tanpa tahu alasan dibaliknya.
Sedangkan aku sendiri masih hipersensitiv jika diberi label negatif oleh beberapa pihak. Aku tak suka.. Dan tak ada seorang pun yg suka..astagfirullah..

Manusia memang tak sempurna dan takkan pernah sempurna.

Aku tahu ku takkan bisa, menjadi seperti yg Engkau minta.
Namun selama aku bernyawa, aku kan mencoba menjadi seperti yg Kau minta..

Seperti kata chrisye, kita hanya bisa mencoba. Menjadi yg terbaik bagiNya...
Tugas kita adalah berusaha sampai akhir menutup mata, dan Dia-lah yg akan menentukan semuanya...

Kamis, 04 November 2010

nationalism inception

Senin pagi yg cerah. Bahkan teramat cerah. Hingga sorot mentari begitu perih menerobos retina dan panasnya memanggang pori2 kulit. Daun2 di pohon berjatuhan, sebagian melayang terbawa angin kering.

Lapangan itu, di lapangan yg sehari-harinya menjadi landasan parkir bagi kuda-kuda besi buatan jepang, kini berdiri tegak ratusan muda-mudi berbaju putih biru muda lengkap dengan topi. Sementara tangan mereka gemetar akibat pegal dan mata mereka memicing sipit ketika memberi sebuah penghormatan pada selembar kain yg dinaikkan sebuah pasukan khusus secara lambat. Wajar saja jika tangan mereka menjadi lelah. Harap dimaklum pula mata mereka menyipit sembari bibir menyeringai kepanasan,karena arah tiang pancang bendera menghadap tempat matahari terbit.

Selesai sesi ini, penantian belumlah usai. Karena sang pembina upacara pagi itu memulai orasi yg rasanya sering didengar. Saya, yg berada di tengah kerumunan manusia berdiri resah gelisah menanti kapan ini akan berakhir. Kaki saya gemetar menahan kebelet pipis. Dahi terus mengucurkan keringat. Topi yg digunakan pun tak mampu menahan panas. Pidato pembina yg terdengar itu-itu saja pun tak saya perhatikan. Biarlah, paling2 isinya tentang bagaimana menjadi bangsa yg nasionalis,patriotis dan berasaskan pancasila, jika tidak ya paling menyuruh pemuda bersumpah demi negara. Huhh!!! Saya ingin buru2 pergi saja dari tempat ini!!

Sementara itu mata saya menyapu rekan2 lainnya. Mereka tetap berdiri tegak, tak sedikit pun menyiratkan nada gelisah. Dengan seksama mendengar pidato (atau doktrinasi?),meski saya yakin mereka sudah hapal dengan isi pidato tersebut. Ah..Seperti yg bapak pembina ganteng bilang, mereka memang pemuda yg nasionalis. Tidak seperti saya..hehe ahirnya saya menyadari bahwa saya memang bukan org yg nasionalis...

 

***

Sebelum kalian yg membaca tulisan ini berdemonstrasi lalu menjudge saya sebagai manusia yg tidak nasionalis dan mencintai tanah airnya sendiri, ada baiknya saya paparkan pandangan nasionalisme sepengetahuan saya. Sebelumnya, marilah kita menyanyikan lagu indonesia raya! Hehe,bukan.. Saya tidak berniat mengajakmu utk bersenandung ria.

Mari kita buka cakrawala kita, dan hilangkanlah pikiran subjektif&rasa keakuan yg membelenggu.

Sekarang tutup mata. Rilekskan diri,konsentrasi tinggi dan anggaplah saya seorang hipnoterapis yg akan menggiring alam bawah sadar menembus batas2 waktu.

Sudah rileks?? Sambil menunggu kalian rileks, saya mencoba membuka opera mini di hp nokia 3220 saya yg udah jadul. Saya buka wikipedia, lalu mengetik keyword "nationalism". Sebentar..jaringan m3 lemot.hmm..argghh..susah amat sih!
hore!! ahirnya bisa jugaa!! (dengan ekspresi gembira)

Yak,ahirnya bisa! Oke, menurut om wiki definisi nasionalisme adalah: " 1 paham yg menciptakan&mempertahankan kedaulatan sebuah negara(dlm bhs.inggris 'nation') dengan mewujudkan 1 konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia."

ngerti? Saya sih enggak.

 

Baiklah, saya rasa kalian sudah cukup rileks. Sekarang, anggaplah kalian tidak membaca tulisan saya. Anggaplah saya yg ganteng ini berada di hadapan kalian!!
.....yg di hadapan kalian ini... bukanlah mario teguh apalagi mariio bross, bukan pula seorang sales sebuah perusahaan multi level marketing. Tapi saya adalah dade corbuzier,master mentalis yg akan menuntunmu di perjalanan spektrum bawah sadar dalam lorong waktu kita kali ini.

Nah, sekarang kalian bantu saya ya.. bantu yaaa..!!
Bimsalabim jadi apa prok prok prok!!WUSSSHHHH!!!!

...............

AHA!! Lorong waktu membawa kita dalam sebuah perjalanan menuju peradaban awal masehi dimana di sebuah benua nun jauh disana berdiri sebuah imperium yg luarbiasa besar: Romawi. Romawi merupakan sebuah kesatuan utuh di daratan eropa. Invasi demi invasi di daratan eropa hingga semenanjug afrika utara dan sebagian jazirah arabia yg dilakukan membuat Romawi menjadi imperium dgn wilayah yg saaangat luas!

Dan kali ini kita berada di abad 4 M di saat kaisar Konstantinus Agung memimpin Romawi. Kalian bisa lihat Romawi kewalahan menghadapi serangan demi serangan yg dilakukan bangsa 'barbar' Jerman yg terdiri dari suku vandal,goth,visigoth dan ostrogoth. Ini membuat saya teringat pada final liga champion antara intermilan vs bayern muenchen.

Berbeda dengan final LC yg dimenangkan Inter dgn strategi pragmatis ala benteng Romawinya, peperangan ini sepertinya akan dimenangkan bangsa Jerman. Rupa-rupanya para tentara bayaran Romawi sulit menandingi formasi menyerang bavaria Jerman yg memang hobi berperang.

 

Ahirnya, Konstantinus sebagai peramu strategi membuat manuver dengan membagi Romawi menjadi 2 bagian: barat &timur agar kekuatan militer menjadi efektif. Tapi apa yg terjadi? Alih2 menguatkan posisi, pembagian wilayah malah membuat kekaisaran romawi barat melemah sedangkan yg di timur belumlah solid, dan kekacauan besar pun terjadi! Imperium Romawi yg dibangun berabad-abad runtuh! Romawi barat luluh lantak,s ementara romawi timur mengasingkan diri melahirkan peradaban baru yaitu 'byzantium' (ibukotanya konstantinopel yg nantinya dikenal dgn nama istanbul).

Sejenak kita saksikan. Usai meluluhlantakkan romawi, Jerman dengan segera mengubah geopolitik bekas imperium romawi dengan peta baru yg pemisahan wilayahnya didasarkan pd kesamaan bahasa serta suku bangsa. Artinya wilayah yg dulunya satu imperium besar itu telah terbagi2 menjadi berbagai negara yg memunculkan kelahiran eropa. Nah, di perjalanan kali ini kita bisa mengambil 1 informasi bahwa di zaman inilah cikal bakal nasionalisme lahir ke muka bumi, yaitu ketika bekas wilayah Romawi dipecah menjadi berbagai 'nation state'.

 

Belum puas jalan2? Baiklah, kali ini hipnotis sakti saya akan menggiring alam bawah sadar kalian menggunakan mesin waktu ala doraemon menuju sebuah negeri berpasir dengan pohon2 kurma yg tumbuh subur diatasnya. Mari menjelajah jazirah arabia abad 7 M , ketika Muhammad SAW menciptakan keseimbangan dalam pemerintahan dan kenabian. Ya! Dia adalah seorang utusanNya menyampaikan wahyu illahi sekaligus pemimpin pemerintahan yg dgn gemilang menjadikan kekhilafahan islam berjaya. Dengan kelembutan dan ketauladanannya menyatukan berbagai bangsa tanpa kekerasan dalam perang atau pemaksaan keyakinan. Bahkan Michael Hart (penulis buku: 100 tokoh paling berpengaruh sepanjang masa) yg notabene seorang yahudi memilih Muhammad sebagai tokoh no.1 diatas para tokoh agama lain semodel yesus dan sidharta gautama. Itu karena Muhammad-lah satu2nya pemimpin agama sekaligus pemerintahan yg paling sukses di tengah bangsa arab yg jahiliyah.

Ketika bekas wilayah romawi dipisah2kan kedalam berbagai negara suku bangsa, disaat bersamaan pemerintahan islam ala Muhammad yg disebut kekhilafahan justru merangkul berbagai aneka jenis manusia hingga memiliki keanekaragaman keyakinan,ras dan bangsa2. Nordik,arabik,negroid,parsi. Islam,yahudi,nasrani semuanya bersatu padu menciptakan keserasian dalam syariatNya. Tidak ada pembedaan penduduk berdasarkan asal suku bangsa&bahasa.



Setelah menengok ke abad 7, mesin waktu akan terus menggiring kita menerobos batas-batas waktu. Dan kita menjadi saksi berkembang pesatnya peradaban Islam. Termasuk kemajuan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi,dan seni.

Kita transit sebentar di tahun 1453, ketika Muhammad Al fatih menaklukan benteng konstantinopel dalam perang dahsyat yg turut serta melibatkan tokoh antagonis terkenal dalam sejarah yaitu prince Vlad Dracula. Setelah konstantinopel runtuh, maka wilayah byzantium pun melebur dgn peradaban islam. Masyarakatnya yg bermacam2, tak peduli bersuku atau berbahasa apa pun menyatu dalam 1 kesatuan.

Oke,kita lanjutkan perjalanan dimana kita saksikan sedikit demi sedikit berbagai kemajuan yg diraih oleh ilmuwan&cendekiawan islam dicuri dan diklaim sepihak oleh musuh yg tak pernah senang dgn kejayaan islam(baca:negara barat).

Karena perang demi perang yg mereka lakukan slalu saja berakhir dgn kekalahan, maka suatu ketika dalam sebuah kongres parlemen. Disraeli, PM inggris keturunan yahudi sambil menenteng nenteng Al Quran berkata: " kaum muslimin tak kan dapat dikalahkan sampai ini, AL QURAN dijauhkan dari mereka!!" dan sedikit demi sedikit mulailah pencabutan pemahaman islam. Mereka memulai langkah dgn menebar benih nasionalisme yg bersifat chauvinistic utk menggantikan pemahaman akan islam. Mereka juga mengirim agen2 yg menyamr sebagai misionaris utk menanamkan keraguan akan islam&menjauhkan kaum muslimin dari pemahaman yg benar tentang islam.

 Keruntuhan mulai menganga hingga pusat kekhilafahan di turki yg sudah lemah mengalami goncangan hebat dengan masuknya faham nasionalisme dari para nasionalis yg dpimpin mustafa kemal pasha di tahun 1924, mengakibatkan sistem pemerintahan islam yg berdiri tegak selama 14 abad runtuh. Konsep islam dihapuskan dan diganti dengan konsep pemisahan agama dari negara (sekulerisme).



 

Huh!! cape juga ya berjam-jam kita melakukan perjalanan di lorong waktu ini. Satu kesimpulan bisa kita ambil bahwa ajaran islam tidak mengenal sistem pemerintahan yg berlandaskan paham kebangsaan (nasionalisme). Islam menolak konsep negara yg didasarkan pada turunan atau bangsa sebab faktanya memang hal itu tidak pernah dicontohkan Muhammad. Tujuan manusia diciptakan bersuku-suku dan berbangsa adalah untuk saling mengenal dan saling memahami perbedaan, bukan untuk membentuk suatu negara bangsa. Betul kan? Beliau pun bersabda: " bukanlah termasuk golonganku orang2 yg ashobiyah dan berperang karena ashobiyah."
Apakah ashobiyah?? ashobiyah adalah kamu membela golongan pada kedzaliman atau bukan karena islam. Yg termasuk ashobiyah adalah chauvinisme dan nasionalisme.

Sekali lagi saya membawa kalian berjalan2 ke tanah al Quds, palestina. Tempat dimana jutaan liter darah umat muslim tiap harinya tumpah ruah memenuhi ruas2 jalanan.

Masjidil aqso,kiblat ke2 muslim menjadi saksi ribuan anak2 dan wanita yg syahid karena memerangi zionis israel.

Ketika darah2 muslim itu jatuh ke tanah,dimanakah umat muslim yg lain?? Dimana empati bangsa arab,turki,syria,mesir,indonesia ketika anak2 itu menjadi target timah2 panas sniper israel??

Ketika jutaan umat islam di palestina,chechnia,afghanistan,iraq,hingga poso dibantai dan dihina dinakan tanpa henti, dimana hati para pemimpin negara islam yg nasionalis itu?? Bukankah khalifah mu'tashim billah sampai mengirimkan ribuan pasukan ke Amuriyah 'hanya' karena seorang muslimah diperkosa bangsa tersebut??



Hanya karena masalah teritori dan hanya karena berbeda bangsa serta negara, empati kaum muslim mati seiring matinya keadilan! Tidaklah halal seorang muslim merasa fanatik dan unggul karena jenis ras,warna kulit dan tanah air. Nasionalisme telah menanamkan pemahaman bahwa kita harus mencintai negara sendiri lebih dari apapun. Nasionalisme adalah paham chauvinistic terselubung yg membuat kita diset untuk memikirkan diri sendiri. Membuat berbagai negara hanya sibuk memperkaya diri sendiri tanpa mau memeratakan kekayaannya dengan saudara seakidahnya sendiri karena berbeda teritori.

Lihatlah!Syaikh2 raja minyak timur tengah lebih asyik membeli klub bola liga inggris daripada memerangi israel dgn kemampuannya. Atau setidaknya menyetop ekspor minyak ke amerika&israel yg mengkonsumsi 80% produksi minyak dunia. Padahal jika saja negara2 islam ini kompak dan berani untuk melawan , mereka tinggal menyetop ekspor dan kerjasama dengan 2 negara tadi. Mati deh! amerika dan israel kembali ke jaman batu!



 

 ***

 

Ahirnya, perjalanan pikiran kita telah berakhir. Dalam tiga hitungan kalian akan sadar. Tiga!!!

Dan tepuk tangan penonton akan membangunkan kalian.. (tepuk tangan dong ahh!)

Yak, bagaimana rasanya perjalanan kita tadi? Ada yg pusing, mual2, bahkan sampai sakit perut segala?hehe 

 

 baiklah, apa2 yg kalian dapatkan dalam perjalanan pikiran tadi silakan dicerna baik2. Mau diterima atau tidak terserah, tapi please!! jangan sampai mendebat sabda saya yg suci!hehehe,bcanda ding.

Saya tidak berharap seperti Leonardo di caprio dalam film 'inception' yg berhasil menanamkan pemikiran pada alam bawah sadar manusia. Saya juga tidak berharap seperti dedy corbuzier atau romy rafael, master mentalis yg memberi sugesti pada kalian hingga kalian melakukan apa yg saya mau. Meski saya percaya kalian akan merenungkannya hingga jiwa kalian terguncang.hehe



Saya mencintai tanah air saya, dan kalian pun harus mencintai tanah air kalian tapi saya tidak mau cinta pd tanah air melebihi cinta saya pada Allah dan RasulNya. Sepakat? Sepakat dong ahhh!!!
:D 

 

 

*wallohualam bishawab.Jika tulisannya terlalu panjang dan terdapat banyak kekurangan, mohon dmaafkan dan dikoreksi. Ok?;)

Selasa, 02 November 2010

kebun organik pastor agatho

Jika pergi ke bogor sempatkanlah untuk berkunjung ke sebuah tempat yaitu perkebunan organic di cisarua bogor,lengkapnya di jalan gandamana no.74tugu selatan cisarua. ketinggian 9.000 meter diatas permukaan laut di kawasan yang dikelola oleh Pastor Agatho Elsener sejak 1984. Sebuah perkebunan organic, suatu konsep mengembalikan sesuatu kepada kodratnya. Tanaman tumbuh secara alami, tanpa pupuk kimia atau obat-obatan. Tanpa pestisida atau rekayasa genetic lainnya.

Untuk dinyatakan sebagai pangan organik, cara bertani harus memenuhi persyaratan sistem pertanian organik, bukan semata-mata tidak menggunakan pestisida, tetapi secara keseluruhan sistem pertaniannya menerapkan prinsip organik. Ada 17 prinsip, antara lain memelihara ekosistem untuk mencapai produktivitas yang berkelanjutan, mengendalikan tanaman pengganggu/gulma, hama, dan penyakit dengan cara-cara alami (misalnya daur ulang residu tanaman dan ternak, menggilir dan menyeleksi tanaman, pengadaan pengairan, penggunaan bahan hayati dan lain-lain), sehingga mampu mempertahankan keseimbangan dan keselarasan alam, demikian penjelasan Ahmad Sulaeman Ph D, Direktur Indonesian Sustainable Agricultural Initiatives (ISAI).

Sungguh suatu hal yang ajaib menemukan bahwa harga dasar produk organic dari perkebunan yang boleh dibilang salah satu pelopor pertanian organic di Indonesia ternyata hanya 10 sampai 20 % dari harga yang kita temui di pasar swalayan, atau hypermarket di Jakarta. Padahal jika berdasar perhitungan cara bertani organik, biaya produksi justru rendah karena minim pemakaian pupuk dan obat-obatan. Pada tahun-tahun awal memang terjadi shock produksi, karena pemakaian pupuk dan obat-obatan dihentikan. Pengolahan tanah diubah. Namun berdasar kajian, setelah lewat 3 tahun hasil pertanian organik meningkat dan setelah melewati tahun ketujuh, produktivitasnya justru melebihi cara pertanian konvensional.

Penyebab harga yang relatif mahal justru disebabkan faktor propaganda atau promosi. Dalam masyarakat kita saat ini sudah tumbuh kesadaran bahwa mengkonsumsi produk organik yang dianggap minim tingkat residu zat kimia sintetis ini mampu menyehatkan. Sebagai konsekuensinya, logis saja jika membeli produk bernilai tambah membutuhkan additional cost alias lebih mahal. Produk Organik juga tidak harus selalu jelek penampilannya, misalnya berlubang. Dengan pengawasan pengelolaan yang intensif, bisa saja dihasilkan sayur-buah organik yang mulus. Di tempat yang juga menjadi kawah candra dimuka bagi siapa pun yang ingin menjadi petani organic Pastor Agatho menjelaskan Visi Yayasan Bina Sarana Bhakti (BSB) yang berusaha memahami evolusi alam dan kenyataan pembangunan manusia. Dua karya tersebut ternyata berbeda, dimana menurut Pencipta semua ada untuk melayani yang lain, sementara manusia mengira semua itu ada untuk dipakai sendiri. Alam bersifat organis, manusia bersifat egois. BSB berkeyakinan sikap organis itulah yang menjadi dasar kemajuan. Di dalam alam segala sesuatunya menghasilkan lebih daripada yang dibutuhkannya sendiri, lebih banyak menguntungkan yang lain daripada diri sendiri. Sementara Misi dituangkan dalam nama BSB, yaitu ingin membina (menyiapkan, mengembangkan) berbagai sarana (metode, alat) agar setiap manusia bisa makin berbakti dan melayani sesama, alam, dan Tuhan. Yang penting saat berbelanja, pertama-tama baca label lalu berpikirlah logis. Tanyakan pada diri sendiri sebelum makan sesuatu, apa manfaatnya bagi tubuh kita. Kalau memang tidak akan mendapatkan apa-apa, lupakan saja. Rasa itu Cuma ada di sejengkal bagian tubuh (dari ujung lidah sampai leher) sementara kalau tidak bermanfaat akan menjalar ke seluruh tubuh. Liver, jantung, atau bagian lain yang biasanya menderita karena kita mementingkan rasa yang enak daripada kesehatan keseluruhan.

Rabu, 29 September 2010

Bidadari dalam senja

Kulit putih laiknya salju dengan rambut panjang terurai melayang dihempas angin, melenggak-lenggok membelah udara menampakkan tubuh 'sehat' dalam balutan busana clothing company khas bandung yg minim..siapapun kan berpikir 2x utk mengabaikannya.
Profil keturunan hawa itu mendekat menggirhng alam bawah sadar untuk berfantasi. Dalam siluet senja yg sejuk setelah tadi bumi diguyur hujan, 2 mata indah itu mengajak saya bercengkrama dalam dunia imajiner. Sesimpul senyum genit dalam bingkai bibir bergincu merah muda mampir menyapa kesadaranku yg lagi duduk di bangku taman ini...
Saya mencoba menelisik&memperhatikan siapa sosok jelita itu. Tapi sungguh, saya tak mengenal atau pernah bertemu sebelumnya! Mahluk itu segera berlalu, tapi sesaat ia masih sempat mengirim pesan lewat sebuah senyuman sebelum ia benar2 berlalu dari batas penglihatan saya.. Ahh!! Saya menimpukkan tangan ke dahi sambil beristigfar..
Terpaksa saya mengalihkan pandangan utk menghindari tatapan mata yg berlebihan. Bagaimanapun menatap lawan jenis dlm waktu yg lama beresiko memunculkan fantasi atau perasaan aneh..
huh..tak usah dihiraukan lagi..

Di taman ini senja begitu merekah. Pelan2, awan hitam yg tadi menggelontorkan tetesan air telah menepi. Berganti menjadi semburat cahaya kuning kemerahan di barat langit.. Sinar matahari senja yg lembut kembali muncul menyentuh sisi melankolis jiwa..
Sementara fokus mata saya mulai menyapu sekeliling. Orbit taman ini dipenuhi segelintir orang yg kebanyakan dari mereka datang bersama pasangannya -baik yg legal atau bukan-, sekedar menikmati senja..
Senja hari ini begitu indah dan sejuk..menjadi waktu istimewa, menjadi waktu yg mungkin akan jadi sejarah mereka kelak.. Ya, mereka yg datang dengan cinta, mereka yg sedang jatuh cinta..
Dalam kesendirian di hamparan rumput ini,hati saya bergetar. Tersenyum kecil melihat mereka yg lagi bermandikan pelangi cinta.. Bahagia sekali rasanya..
Semoga saja mereka bisa mempertanggungjawabkan cintanya.

***

Saya lagi sendiri. Benar2 sendiri.. Dan saya sungguh merindukan kehadiran sahabat2 disamping saya. Bersama2 memperjuangkan cinta. Cinta pada kebenaran! Kebenaran yg mulai mampet disuarakan banyak orang.
Semoga allah memberkahi dimanapun kalian berada.

Saya mulai merebahkan tubuh diatas rumput ini, mencoba melepas kelelahan seharian ini. Mata ini menatap kelangit, pelangi sehabis hujan itu tak muncul tapi kehadirannya digantikan lembayung merah bergaris kuning..
Lalu mulai menerawang jauh menembus batasnya langit yg infinitif.. Sementara otak kanan berresonansi menghadirkan imajinasi, mata saya perlahan menutup akibat lelahnya tubuh. Dan seketika berada dalam ruang yg spektrum warnanya menyala begitu gemerlap..

Tiba2 saja ada gerbang kayu besar terbuka perlahan. Deriknya bagitu menyayat pendengaran. Pelan tapi pasti, view alam dibalik gerbang itu menjadi santapan yg melezatkan mata! saya memulai langkah dengan menjejakkan kaki diatas pelataran padang rumput yg membentang. Beberapa awan berbentuk jantung hati menggurat menghiasi langit yg serba biru.
Dan pemandangan yg menyejukkan itu terus menggiring saya pada sebuah sungai yg mengalir lambat. Saya mendekat mencoba meminum air disana, mengguyur kerongkongan yg penuh dahaga,, namun ini bukan air biasa, ini madu! Madu yg mengalir dari celah batu permata bersama aliran sungai susu di jalur lainnya.. Subhanallah!
Aku bertasbih padaMu seperti tasbihnya angin yg mengalun lembut dan tasbihnya air terjun yg menguapkan kabut dengan percikan2 air...
Saya tak pernah melihat keindahan seperti ini di dunia nyata..

Dalam spasi imaji ini, saya tidak sendiri. Dia yg sempat mampir dalam selaput memori sekian lama kembali hadir..
Kali ini dalam jarak yg sangat dekat wajah sederhana itu nampak semakin anggun..
Sesaat saya menutup mata, menghirup nafas dalam sampai tercium aroma bunga kasturi yg menenangkan..Saya tersenyum bahagia. Bidadari yg mampu melunakkan batu menjadi busa yg lembut hadir mendampingi perjalanan ini..
Sesaat ia melepaskan genggaman tangannya padaku..dia lalu berlari lari kecil mengejar kupu-kupu berwarna pelangi yg bercahaya.. Kerudung biru muda itu terkibaskan sepoi angin.. Tubuhnya seakan melayang, wajahnya nampak riang..
Dengan telapak tangannya yg lembut ia menangkap kupu-kupu yg memendarkan sinar paling gemerlap..lalu ia lepaskan lagi agar sang kupu2 kembali terbang dan dia tertawa lepas layaknya tawa anak kecil mendapat mainan baru..

Hingga tawanya yg merdu itu mengusik kerumunan sosok yg menyelinap di balik dedaunan.. Sosok2 menyilaukan mata yg jika wajahnya ditampakkan ke bumi akan menghenyakkan seluruh manusia terhenyak karena kecantikannya, membuat langit terguncang ketika mereka meninggalkannya.. Ya,bidadari! Bidadari yg diceritakan dalam banyak kisah sebagai mahluk mulia yg kecantikannya sempurna.
Namun kali ini ke 33 bidadari inilah yg terkejut ketika mereka melihat ke arah dia,bidadari berjilbab biru muda yg bermain dgn kupu2 gemerlapnya..
Dalam sepersekian detik airmuka mereka berubah. Rona muka yg merah layaknya sang pecinta yg diluap kebahagiaan asmara nampak semakin memerah dalam busana serba putih, dan mereka menunduk..
Sadar diperhatikan,dia mendatangi kerumunan bidadari itu;
"kalian siapa..?"
" kami adalah bidadari. Mahluk mulia yg allah ciptakan dan tempatkan di surga hanya utk manusia pilihan seperti kalian.."
"lalu kenapa kalian menunduk melihatku? Padahal jika wajah cantik ini kalian tampakkan ke seluruh bumi niscaya akan membuat penduduknya terhenyak dan bertasbih memuja namaNya.."
" kami menunduk sebab wajahmu lebih cantik dari kami.
Kecantikan yg keluar dari wajahmu merupakan kecantikan yg didapat dari kepatuhan terhadap perintahNya di dunia..
Kecantikan yg memekar di wajahmu tumbuh dari keikhlasan hati seorang hamba yg mulia dan sholehah sepertimu..
Begitu pula keindahan dirimu seutuhnya lahir dari keistiqomahan dirimu utk menutup auratmu seutuhnya..
dan kelembutan suaramu yg didapat dlari kesungguhanmu menjaga suaramu dari hal yg tak berguna dan kekonsistenanmu melantunkan ayat2 suci&menjaganya untuk kau amalkan sehari-hari...."

Dialog singkat ini membuat rasa kagum padanya semakin besar saja, seiring memudarnya tubuh ini.
Perlahan molekul tubuhku tercerai berai terbawa angin..meninggalkan tempat indah bernama surga yg belum layak kutempati dan meninggalkan bidadari yg belum pantas kudampingi..
besamaan dengan berakhirnya episode mimpi kali ini..

Sejenak mata terbuka. Saya telah kembali dalam alam realitas..
Perlahan malam mulai menelan senja, saya segera terbangun untuk segera berwudhu. Undangan utk menemuiNya dalam keindahan dan kebersahajaan shalat telah datang..saya tak bisa berkata tidak untuk undangan seagung itu.

Mimpi tadi itu terasa begitu indah..
tapi itu tetaplah mimpi, yg hadir dari kerinduan sehingga membentuk ruang dan celah yg potensial setan masuk kedalamnya..
Semoga allah melindungi keimananku..
Semoga allah menghadirkan cinta di hatiku..cinta kepadaMu yg menggetarkan hati, yg mengalahkan cinta kepada yg lain selain dariMu..
Tak bidadari di surga ataupun dunia.. Hanya padaMu..
Laailahailla anta.. Subahanaka inni kuntu minadzdzaalimin..