RSS Feed
This is a mood message, you can edit this message by editing file message.php, or you can also add here some advertisement.

Sabtu, 19 Februari 2011

dunia anak-anak

Saya tiba di rumah malam hari setelah beberapa hari tidak pulang. Badan saya terasa amat lelah. Mata saya pun sedikit berkunang-kunang. Ketika saya membuka pintu, sosok kecil berperawakan pendek dengan rambut poni itu melirik ke arah suara pintu berdecit. Lalu dalam sepersekian detik raut mukanya yg masam cemberut tiba2 berubah cerah. Itulah dia, adik terkecil saya yg masih berusia 3 tahun. Dengan senyum lebarnya yg innocent, dia kemudian berlari ke arah saya seraya menghambur ke arah kaki saya. Saya lalu jongkok untuk membiarkannya memeluk saya.

Dia minta saya memangkunya. Saya menolak. Tapi rengekannya yg manja mau tak mau memaksa saya mengabulkan keinginannya. Dalam kondisi lelah, saya memangku sang malaikat kecil. Namun tingkah lakunya yg lucu sungguh membuat rasa lelah itu hilang..!! :)

apakah kamu punya adik, ponakan atau bahkan anak yg masih kecil? Cobalah perhatikan mereka barang sejenak, semenit atau 2menit. Kamu pasti bisa merasakan betapa dunia ini mendadak berubah ceria saat menikmati kelucuan mereka. Begitulah.

Anak kecil memang seolah ditakdirkan menjadi penyemarak suasana. Tingkah laku dengan segala gerak-gerik ditambah mimik yg lucu seperti mampu membuat orang yg melihat bakal terkekeh-kekeh atau paling tidak menyunggingkan seutas senyum. Senakal dan sebandel apapun mereka dengan lakunya yg kadang nyebelin, kehadiran anak kecil bisa diibaratkan seperti lilin di tengah kegelapan.

Begitu banyak drama tentang emosi dan konflik berkepanjangan yg menemukan happy ending berkat kehadiran dan keberadaan anak-anak. Lihatlah ketika kelahiran seorang bayi mampu melumerkan kebekuan hubungan orangtua dengan anak atau menantunya. Bahkan berita kehamilannya saja bisa membuat relasi suami istri yg retak menjadi kembali utuh dan meluluhkan sifat oportunis keduanya...

***

setelah puas memperhatikan adik, ponakan atau anak kecilmu itu. Apa yg kamu lihat dan rasakan ??

Mungkin suasana yg kamu rasakan mendadak berubah meski tak ekstrem namun menyegarkan.

itulah Sifat ceria anak-anak yg dapat menjadi pemecah kebuntuan dan menyamankan suasana.

Dalam kompleksitas hidup yg semakin banal ini, suasana yg ceria dan nyaman -sebutlah atmosfer kondusif- sangat mutlak kita butuhkan untuk menjalani putaran roda hidup yg makin hari makin berat dan bahkan kejam.

Dengan atmosfir kondusif saja kita sudah susah, bagaimana mau menjadi pemenang kehidupan jika kehidupan ini direcoki berbagai konflik yg tak ada ujungnya..??

Ada baiknya kita belajar dari seorang ayah yg berani menghilangkan egonya dengan meminta maaf pada anaknya ketika dia berlebihan memarahi sang anak. Atau ketika dia berusaha membangkitkan semangat anaknya yg down dengan bersikap ceria dan mengajak sang anak bercanda riang. Buat seorang ayah, reputasinya sebagai tauladan dan pemimpin keluarga jelas tak akan pudar hanya karena minta maaf dan banyak bercanda. Justru mungkin ia akan semakin disayang oleh seluruh anggota keluarga.

Sayangnya, makin sulit saja menemukan orang dewasa yg masih setia memelihara sifat kekanak-kanakannya. Tentu dalam konteks positif. Seseorang yg bisa menjadi pemecah kebuntuan. Pemberi kehangatan dan penghancur kebekuan suasana. Sebaliknya, seringkali justru kita tergoda untuk menjadi orang yang "benar benar dewasa" . Selalu berusaha menjadi pemenang dan tak pernah peduli pada suasana dan orang lain...

Rasanya makin sulit saja menolak keinginan adik saya untuk dipangku atau digendong. Meski badannya semakin hari semakin berat saja, tapi tak tega juga mengabaikan keluguannya. Selagi dia masih kecil.

Terang saja, jika ia sudah besar nanti, memangnya dia mau dipangku lagi?? :)

Maka sebelum terlambat, rasakanlah dunia anak-anak yang penuh warna. Yang penuh keceriaan. Dan rasanya tidak salah untuk memelihara sifat kekanakkan kita dalam konteks positif. Siapa tahu, itu kesempatan terakhir buat kita.

Selasa, 15 Februari 2011

mengapa ayam menyeberang jalan...???

Di bawah ini adalah beberapa jawaban dari orang-orang dari berbagai jenis profesi... Dari mulai ilmuan, presiden, mantan presiden, mantan menteri, artis, pemain film (bokep juga),,, dan lain-lain....

Check it Out....

Guru TK :

Supaya sampai ke ujung jalan.

Plato :

Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.

FBI :

Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles :

Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Captain James T. Kirk :

Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.

Martin Luther King, Jr. :

Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Machiavelli :

Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa !! Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu.

Freud :

Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

George W Bush :

Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini!

Darwin :

Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Einstein :

Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Nelson Mandela :

Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!

Thabo Mbeki :

Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Mugabe :

Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan Inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. Kami tidak akan berhenti sampai ayam yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya !!

Isaac Newton :

Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Miyabi :

Ooohh.... Mmmhhh...

Programmer J2EE :

Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberangable, ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikan interface nyebrangable, jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.

Flasher :

Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan perintah 'GoTo And Run' ...

LB Moerdani :

Selidiki! Apakah ada unsur subversif?

Sutiyoso :

Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto :

Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua! Kalo perlu ya disukabumikan saja.

Habibie :

Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.

Darwis Triadi :

Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.

Nia Dinata :

Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?

Desi Ratnasari :

No comment!

Dhani Ahmad :

Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga...

Julia Perez :

Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada disana ! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaaaaaaaahhh dia kesanalahh.. Cape khan pake alat bantu terus?

Roy Marten :

Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf.. (sambil sesenggukan).

Butet Kartaredjasa :

Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Roy Suryo :

Kalo diliat dari metadatanya, itu ayam asli.

Mega Karti :

Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko :

Berdasarkan petunjuk presiden.

and the best answer is..........

Gus Dur :

"Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot! Bukannya kerja tapi malah baca ginian..."

Kalo menurut kamu,,, Mengapa Ayam Menyebrang Jalan ????

:p


Rabu, 02 Februari 2011

Sejarah Natal 2

Darimana kepercayaan paganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember?

Mari kita telusuri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan paganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuni di dalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).

H.W. Armstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worldwide Church of God, California USA, 1994, menjelaskan:

Namrud cucu Ham. Anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nirod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kota "Marad" yang artinya: "Dia membangkang atau Murtad" antara lain dengan keberaniannya mengawini ibu kandungnya sendiri bernama "Semiramis".

Namun usia Namrud tidak sepanjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati Semiramis menyebarkan ajaran, bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon "Evergreen" yang tumbuh dari sebatang kayu mati.

Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal-usul pohon Natal.

Lebih lanjut Semiramis dianggap sebagai "Ratu Langit" oleh rakyat Babilonia, kemudian Namrud dipuja sebagai "anak suci dari surga". [/i]

Putaran jaman menyatakan bahwa penyembah berhala versi Babilonia ini berubah menjadi "Mesiah palsu", berupa dewa "Ba-al" anak dewa matahari dengan obyek penyembahan "Ibu dan Anak" (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di Mesir berupa "Isis dan Osiris", di Asia bernama "Cybele dan Deoius", di Roma disebut "Fortuna dan Yupiter". Bahkan di Yunani, "Kwan Im" di Cina, Jepang, dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa, dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa "Madonna" dan lain-lain.

Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa).

1. Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga diyakini dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian, dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekaligus penganut kepercayaan ini.

2. Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.

3. Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.

4. Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa penduduk asli tanah Kana?an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.

5. Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besar dan dijadikan sebagai pesta rakyat.

Demikian juga Serapsis, Attis, Isis, Horus,Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zrates (Bangsa Persia) dan Fo Hi (Bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Solulus, Aristonicus, Tibarius, Grocesus, Yupiter, Minersa, Easter.

Jadi, konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba.

Konsep/dogma agama bahwa yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karena mereka telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata kepada jemaat di Roma.

[color=redTetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ? (Roma 3:7).

Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu. Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:

Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang?. (Matius 24:4-5).

Pandangan Bibel Tentang Upacara Natal

Untuk mengetahi pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi dari tradisi paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10:2-4:

"Beginilah firman Tuhan: "Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak, orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang."

Demikianlah pandangan Bibel tentang upacara Natal, yaitu melarang orang Kristen mengikuti kebiasaan bangsa-bangsa penyembah berhala.

Selanjutnya mari kita simak penjelasan dalam Yeremia 10:5:

"Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara, orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun dia tidak dapat."

Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal

1. Catholic Encyclopedia, edisi 1911 tentang Chrismas:

"Natal bukanlah upacara gereja yang pertama ... melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari, kemudian dijadikan hari kelahiran Yesus."

Dalam buku yang sama, tentang "Natal Day" dinyatakan sebagai berikut:

"Di dalam kitab suci tidak ada seorangpun yang mengadakan upacara atau menyelenggarakan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Fir'aun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini."

2. Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:

"Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakannya, dan Bible juga tidak pernah menganjurkannya. Upacara ini diambi oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.'

3. Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944, menyatakan:

"Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya umat Kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran orang tersebut". (Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus) ... Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M, Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari "Kelahiran Dewa Matahari". Sebab tidak seorangpun mengetahui hari kelahiran Yesus."

Keterangan:

** Jika kita menerima keterangan Injil Lukas, maka Yesus dilahirkan pada tahun 2 Sebelum Masehi. Hal ini didasarkan pada keterangan Injil Lukas yang menempatkan pembaptisan Yesus pada tahun ke-15 pemerintahan Kaisar Roma Tiberius, dan saat Pontius Pilatus menjadi pejabat gubernur Yudaea (Lukas 3:1), dan bahwa Kaisar Tiberius menggantikan Kaisar Agustus pada tahun 14 Masehi,* maka Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis pada tahun 29 Masehi, yakni ketika Yesus berumur kira-kira 30 tahun (Lukas 3:23). Ini berarti, Yesus dilahirkan pada tahun 2 Sebelum Masehi.

Mengatasi Keterbatasan

Kin, sebut saja dia begitu. Dia adalah salahsatu personil dari grup vokal "PELANGI" . Buat para penikmat acara 'Suara Indonesia' yg ditayangkan Trans TV, nama grup Pelangi pastilah tak asing lagi. Pun buat saya, grup ini sangat terlihat menarik&excellent karena mereka terdiri dari sekumpulan anak muda yg memiliki kekurangan dalam penglihatan/tuna netra.

(nb: ketika menulis kata 'anak muda' ,saya jadi terasa sudah tua.. :) )

namun kekurangan tsb dapat dieliminir dengan semangat tinggi utk berkarya. Ditunjang bakat menyanyi yg bagus, para personil yg rata2 masih SMA ini menjelma menjadi salahsatu favorit di acara SI.

Ohya, tentang Kin. Bukan Kin jeffrey kurniawan. Saya memiliki kedekatan secara personal dengannya karena dia saat ini masih bersekolah di Sma almamater saya dahulu.

Saya mengenalnya sebagai pemuda yg cerdas, aktif dan religius. Meski dgn kemampuan terbatas, ia aktif di Rohis atau sebutlah aktivis da'wah di sekolah tersebut. Rohis yg memiliki lumayan banyak variasi kegiatan.

Salahsatunya adalah 'rihlah' atau biasa kita kenal dgn hiking dan tadabur alam. Sudah rutinitas, dalam setahun rohis tsb mengadakan rihlah 3-4 x ke berbagai tempat yg memiliki trek menantang dan pemandangan menakjubkan. Seperti Rihlah teranyar pada tgl 25 desember lalu, yg jg saya ikuti.

Bukan acaranya yg menjadi fokus saya. Namun keikutsertaan Kin yg membuat saya surprised. Sejak awal rute hiking, saya sering memperhatikannya. Ternyata kekurangan yg dimilikinya sama sekali tak menghalangi keinginan utk berpartisipasi dan berkarya. Berkali-kali tersandung bahkan terjatuh, namun dia seperti memiliki energi lebih yg tak dimiliki orang lain untuk menaklukkan setiap tantangan. Saya kagum dengan semangatnya mengatasi keterbatasan. Apalagi sikapnya sungguh menyenangkan dan sangat alami, tak sedikitpun mengeluh meski tubuhnya terus berpeluh.

Ah, saya jadi malu!! Saya yg memiliki banyak kelebihan malah sering mengeluhkan berbagai hal. Padahal Allah telah memberikan banyak anugerah yg jarang saya syukuri.

Wah, hari itu saya banyak belajar dari Kin. Ia memang tak menggurui lewat kata2, tapi ia berbicara lewat karya nyata. Secara fisik dia memang terbatas, tapi tidak secara mentalitas. Dia sanggup mengalahkan 'handycap' ,keterbatasan yg sering dikeluhkan atau malah dijadikan alasan utk tidak berbuat apa2.

***

Rasanya sangat mudah bagi saya membuat 1001 alasan untuk berdiam diri menolak berbuat kebaikan. Kadang kesadaran ini terperam dalam-dalam, tertimbun pemaafan dan pemakluman sebagai bentuk ketidakpedulian. Naif sekali memang. Ketika kita dianugerahi berbagai kelebihan: fisik, harta, waktu, ilmu... Namun tak secuil pun kita amalkan di jalanNya. Entah karena 'pemakluman ketidakmampuan' atau karena berbagai ketakutan.

"bagaimana dengan kuliah saya?"

" bagaimana dengan pekerjaan dan anak istri saya?"

"bagaimana jika harta saya habis?"

" bagaimana jika begini, bagaimana jika begitu..?"

Begitu banyak pertanyaan yg menggugat masa depan sebagai refleksi akan ketakutan. Padahal masa depan belum terjadi. Padahal masa depan adalah ketetapanNya.

Saya jadi teringat seorang ibu dengan 8 anak yg memutuskan diri menjadi relawan-tentu dgn izin suaminya- saat tsunami menerjang Aceh 6 tahun lalu. Pun seorang pemuda yg mengabdikan diri mengurus anak jalanan disela-sela mengerjakan tugas akhirnya.

Tidak mudah memang.

Apalagi di dunia realitas seperti sekarang.

Namun dengan keteguhan hati, mengumpulkan segenap kemampuan untuk menangkal kekhawatiran. Melakukan kebaikan mencegah kemunkaran.

Mungkin nanti, Allah SWT menguatkan kita dari kelemahan2 yg kita punya. Sehingga kita tersadar bahwa kita tidaklah selemah yg kita kira. Bahwa kita tak seterbatas yg kita sangka.

Belajar dari Kin yg mampu mengatasi keterbatasan penglihatannya, saya percaya dengan keteguhan hati dan pikiran positif kita bisa mengatasi keterbatasan apapun yg kita punya.

Keterbatasan hanyalah belenggu yg menghalangi kita melangkah lebih jauh. Padahal mungkin, kebenaran bisa jadi letaknya lebih jauh lagi.. Dan pasti, kebenaran itu tak akan datang dengan hanya berdiam diri..

Seperti kata imam syafii: " anak panah akan menuju sasaran jika ia lepas dari busurnya.."

Wallahualam

Sejarah Natal

Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih - yang mereka sebut Tuhan Yesus. Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325 - 354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).

Kelahiran Yesus Menurut Bibel

Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1:8 dan Matius 2:1, 10, 11

Lukas 2:1-8: Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.

Demikian juga Yusuf pergi dan kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung. Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat yang bagi mereka di rumah penginapan.

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu sedang melaksanakan sensus penduduk (7 M = 579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam Ibu Yesus berasal dari Betlehem, maka mereka bertugas ke sana, dan lahirlah Yesus Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya dalam palungan (tempat makanan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.

Menurut Matius 2:1, 10, 11:

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya.

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintahkan tahun 37 SM - 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal tidak mustahil.

Sedangkan, Al Qur'an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihissalam).

"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan". Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu". (Surat Maryam: 23-25).

Jadi menurut Al Qur'an, Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible - seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23) : Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan: Agustus - September.

Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity - seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut: Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Behtlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pengunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 200 Masehi.

Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?

Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun I, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (sudah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus, jadi antara tahun 27 Sebelum Masehi - 14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius 2:1 (juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi - 4 sesudah Masehi.

Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah masehi. Antara lain kita kutip buku tulisan rev. Dr. Charles Franciss Petter, MA., B.D., S.T.M. yang berjudul The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:

Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diajui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus yang masih bayi yang katanya bakal jadi raja orang-orang Yahudi, maka jelaslah tanggal lahir Yesus harus digeser ke belakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun ke belakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanannya juga harus dibangkitkan kembali.

Jadi sampai hari inipun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.

Asal usul Perayaan Natal 25 Desember

Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya. Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen Katolik pada abad ke 4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium romawi yang paganis politheisme.

Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katholik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pagannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun = matahari; day = hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.

Maka supaya agama Katholik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan = Yesus).

Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan: Pertama, hari Minggu (Sunday = hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus, untuk menggantikan patung Dewa Matahari.

Sesudah Kaisar Konstantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 Masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katholik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama paganisme politheisme nenek moyang.

Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.

Selasa, 28 Desember 2010

Indonesia vs Malaysia, perseteruan dua saudara

Kalau seorang abang sesekali mengalah pada adiknya, wajar! Namanya juga hubungan persaudaraan, sang kakak perlu pandai2 menjaga egonya biar jadi teladan buat adiknya.

Namun bagaimana bila sang abang diam saja apalagi terus mengalah, padahal si adik sudah kelewat nakal dan terus bikin repot?? Ini sih udah kurang ajar.

Adik macam begini ini perlu digebuk bokongnya, paling tidak dikasi pelajaran lah! Jika terus didiemin, dijamin deh si abang bakalan kehilangan wibawa, dianggap takut dan minder atau malah dianggap ayam sayur!!!

Seandainya Jawaharlal Nehru masih hidup, PM india yg pertama kali memberi nama negara itu: MALAYSIA mungkin tak akan pernah menduga nama temuannya itu menjadi sumber sengketa di asia tenggara. Setelah memerdekakan diri dan menjadi koloni inggris, malaysia menjelma sebagai salahsatu kekuatan mapan di asia. Tak cuma itu, negara yg boleh dibilang adik serumpun indonesia ini harus diakui menjadi tetangga yg paling nyebelin buat indonesia. Dari tahun 60-an di era soekarno hingga kini era yudoyono, malaysia acapkali menjadi sumber masalah di bidang ekonomi, politik, budaya bahkan olahraga. Sang adik: malaysia memang paling pandai memanfaatkan kebaikan kakaknya, indonesia. Padahal kalau sudah kejepit, si abanglah yg paling pertama dimintai tolong.

Sejarah mencatat tahun 1969, kejuaraan merdeka games di malaysia nyaris batal digelar akibat kerusuhan rasial di kuala lumpur. (cat: jika dikomparasikan dgn kondisi sekarang, merdeka games ini levelnya masih dibawah AFF cup lho)

Namun karena perlu memulihkan citranya di mata internasional, malaysia pun giat mencari solusi. Akhirnya mereka meminta bantuan pada indonesia agar tetap mengirim timnasnya. Alasannya politis. Dengan kehadiran indonesia yg saat itu masih disegani di region asia, malaysia dapat mengklaim dan menunjukkan pada dunia bahwa kuala lumpur telah aman dari keributan. Indonesia bingung karena timnas harus tampil mempertahankan titel juara King's Cup di bangkok yg penyelenggaraannya berdekatan dengan merdeka games.

Namun malaysia terus merajuk. PM Malaysia yg juga presiden AFC(federasi sepakbola asia) Tunku Abdul Rahman mengirim surat pribadi kepada ketua umum pssi saat itu, Kosasih Purwanegara S.H lewat kertas surat langsung berlogo perdana mentri malaysia.

" jika dari saudara serumpun bantuan ini tak kami peroleh, hendak kemana lagi kami berharap??" demikian inti surat itu.

Dari semula bingung, si abang akhirnya mengalah. Maka berangkatlah timnas garuda menuju KL utk akhirnya merebut Merdeka Games. Namun karena keletihan, misi utama mempertahankan gelar di king's cup gagal!!

***

Cerita tentang kelembekkan dan ketidaktegasan para pemimpin bangsa semakin terlihat di era kekinian. Malaysia sadar betul cara memanfaatkan kelemahan indonesia ini. Mereka semakin kesetanan untuk mengklaim apa2 yg dimiliki indonesia. Mulai dari blok ambalat, angklung, reog, batik hingga pulau bali yg hampir semua disikapi pemerintah dengan diam. Belakangan, nama irfan bachdim pun ikut2an diklaim sebagai milik malaysia!!

Entah obsesi macam apa yg dimiliki sang adik. Apa mungkin ingin mempermalukan sang kakak? Padahal rasanya tak usah lah main klaim2an, toh indonesia dan malaysia masih saudara serumpun bahkan seakidah karena mayoritas penduduk merupakan muslim.

Namun yg paling memungkinkan, ini adalah semacam provokasi dari malaysia. Seperti yg dilakukan para suporternya dalam pertandingan final AFF cup, dengan mengarahkan sinar laser ke arah para pemain berulang kali. Dan mereka berhasil.

Pemain indonesia terprovokasi, kehilangan konsentrasi dan kemudian menderita kekalahan 3 gol tanpa balas. Hal yg sama sudah dipraktikkan terhadap pemain vietnam, namun rupanya tidak diwaspadai indonesia.

Bicara soal provokasi yg sering dilakukan malaysia, ada baiknya kita mengetahui ihwal mula konfrontasi indonesia vs malaysia. Perang ini berawal dari keinginan Federasi Malaysia pada tahun 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak kedalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan perjanjian Manila Accord. Oleh karena itu Keinginan tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno yang menganggap pembentukan Malaysia sebagai "boneka Inggris" merupakan kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk baru. Berbagai provokasi akhirnya dijalankan dengan demonstrasi anti-Indonesia yang terjadi di Kuala Lumpur, ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. Maka amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak dan terjadilah perang saudara.

Saya sepakat dengan Greg Poulgrain,dosen University of New England (UNE). Dia membuat tesis yg kini telah dibukukan bersama Pramudya Ananta Toer yg berjudul: The Genesis of Malaysia Konfrontasi: Brunei and Indonesia, 1945-1965. Dia berpendapat bahwa bahwa yg menciptakan "konfrontasi" adalah Inggris.Tujuannya menyelesaikan proses dekolonisasi di Asia Tenggara tapi ttp menjaga agar pemerintah yg baru pro-investasi Inggris. Maka yg didukung jadi poros kekuasaan baru di Malaysia dan Singapura adalah elite politik setempat yg pro-Barat.

Dalam desain Asia Tenggara yg dibuat Inggris, Bung Karno ditiadakan. Karena dia anti-Barat dan anti-modal asing. Lagi pula di sebelah utara Asia Tenggara, kekuatan komunis mulai meningkat, terutama di Vietnam.Maka provokasi dilakukan thd Bung Karnodengan memperhitungkan bahwa sumber ekonomi Indonesia tak cukup kuat utk perang menghadapi Inggris.Dengan demikian, dgn konfrontasi yg panjang, ekonomi Indonesia akan ambruk dan Bung Karno akan jatuh.

Terbawa oleh semangat revolusioner yg menggebu, Bung Karno terpancing oleh provokasi Inggris. Dan lalu utk memperkuat daya perangnya, Indonesia hrs berhutang banyak dari Uni Soviet untuk membeli senjata.

Sedangkan Malaysia dan Singapura tak perlu belanja senjata: kedua negara baru itu dilindungi militer Inggris. Maka sementara di Indonesia perekonomian makin terkuras, di Malaysia pemerintahnya punya cukup dana utk memperkuat sendi ekonomi. Dgn adanya konfrontasi pula, Inggris berhasil membuat Serawak -- yg ketakutan -- bergabung dgn malaysia. Dilihat kini, rencana Inggris spt yg dipaparkan Greg Poulgrain berhasil. Bung Karno jatuh ketika perekonomian Indonesia gawat.

Inggris memang sangat berpengalaman memprovokasi Indonesia. Pertama tentu saja pertempuran Surabaya yang kemudian melahirkan Hari Pahlawan. Kedua dalam memprovokasi para pemuda di Sumatra Timur dengan berhasil melikwidasi para bangsawan wilayah tersebut. Apa yang kelak dinamai "revolusi sosial", yang salah seorang kurbannya adalah penyair Amir Hamzah, ini sasarannya jelas: menghapus pengaruh Indonesia lewat para bangsawan Sumatra Timur dari koloni Inggris di Malaya, Singapura dan Kalimantan Utara.

Indonesia yang anti kolonialisme- imperialisme-kapitalisme membuat Inggris gelisah kawasannya di Asia Tenggara. Negara kolonial tua ini, tak rela kehilangan sumber dollarnya dari Malaya, Singapura dan Kalimantan Utara. Malaya adalah penghasil besar timah, karet, sawit, Kalimantan Utara, di sini Brunai, adalah tambang minyak bumi terkemuka, sedang Singapura pelabuhan transit impor-ekspor Asia Tenggara, juga salah satu pusat pengendalian kekuasaan regional baik dengan intelijen maupun dengan pemasokan senjata dan serdadu. Itulah Inggris....

****

Akhirnya saya ingin mengungkapkan kesimpulan singkat, dengan berbagai teori tadi bahwa tak seharusnya kita mudah terpancing oleh berbagai provokasi dari siapapun itu. Perlu penelitian objektif dan perspektif yg berbeda. Namun tak selayaknya pula menjadi diam apalagi "lembek" menghadapi berbagai provokasi macam itu.

Terlebih itu dilakukan oleh "adik" sendiri. Kalau sudah nakal ya jewer aja dehh !!!!

Naif...

Hari itu malam membawa angin kering menyelinap kedalam sendi-sendi hingga menembus rusuk. Dinginnya sungguh-sungguh membuatku menggigil. Cardigan yg kupakai tidak begitu berpengaruh banyak menjalankan fungsinya sebagai penghangat tubuh.Mataku sudah kesat, meski malam barulah sesaat. Namun tetap kupaksakan diri utk mendekati sebuah kendaraan (sebutlah itu angkot) nomor O1 berwarna hijau strip kuning yg sudah kustop dengan telunjuk saktiku hingga kendaraan itu berhenti sedemikian rupa. Dengan langkah yg gontai lambat kudekati. Tak ada alasan utk aku mempercepat langkah, toh aku bebas tugas dan tak ada waria yg mengejarku.Tanpa banyak cerita,aku sudah berada dalam angkot. Duduk di deretan paling belakang,sejajar dengan supir. Ada alasan khususkah aku memilih duduk disana?? Tidak ada. Meski segala sesuatunya memerlukan alasan,tapi aku tak mau mencari-carinya.. Ahh..kusandarkan punggungku.. Hari itu entah kenapa begitu datar..datar sekali. Tak bergembira,tapi juga tak sedih. Datar saja begitu.
Semoga ini bukanlah akibat emosi yg terlalu lama mendekam. Bagaimanapun emosi yg lama beristirahat bisa menjadikanku mudah goyah,tak seimbang&penuh rasa malas. Mudah2an saja tidak, kedataranku hari ini memang karena tak ada hal luarbiasa terjadi.

.***

Kendaraan itu terus melaju membelah udara. Sampai di satu titik, ia berhenti memberi waktu utk 2 gadis muda masuk kedalamnya, tentu dengan tujuan 2 mahluq ini bisa menaikinya.
Hmm..2 wanita yg cantik&berpenampilan 'menarik'. Seorang diantaranya memakai rok 20cm diatas lutut (jangan dibayangkan seperti apa). Jika saja lidah ini kelu tuk berucap istighfar, pastilah mata ini tak berhenti melotot seakan ingin meloncat.
Karena aku seorang muslim yg diwajibkan menjaga pandangan, maka kualihkan fokus dari mereka. Meski sedikit terpaksa.... ;)

yah,ini adalah esensi dari apa yg aku yakini. Islam mengajarkanku utk menjaga kesucian, lahir dan bathin. Karena itulah dalam berbagai buku fikih atau buku agama, bab thaharah atau bersuci menjadi bab pertama. Dan menjaga pandangan dari yg haram adalah salahsatu bentuk thaharah agar hati tak terkotori.

Tak terasa, aku tenggelam dalam dunia bawah sadar. Saking asyiknya melamun, aku baru tersadar ketika angkot yg tengah berjalan nyaris beradu dengan sebuah kuda pacu besi buatan jepang (hufth..tak ada yg berubah dari tahun 1942 hingga kini, sama2 dijajah jepang).
Accident yg biasa terjadi di jalanan: motor seenaknya menyalip mobil tanpa perhitungan. Saat mobil nyaris tertabrak, aku sejenak diam mematung. Sementara 2gadis tadi berteriak istighfar dan si rok mini menambahkannya dengan takbir:"Allahu Akbar!!"
....

Heran juga, cewek dengan pakaian zaman jahiliyah begitu ternyata masih mengingat tuhannya.. Atau ingat hanya pada saat kepepet saja?? Jika tak terdesak, begitulah..menutup aurat yg merupakan syariat utk kebaikannya sendiri malah diabaikan. Menunggu hidayah ujarnya. Seakan hidayah adalah barang semu yg mendadak terjadi, bukan sebuah proses yg perlu diupayakan.Hal2 itu yg berkecamuk dalam pikiranku.Tapi ah...Betapa naifnya ku berpikir begitu tanpa berkaca pada diri sendiri.Apakah selama ini aku sudah menjalankan syariat&menjadi muslim yg baik??Meski menyesalkan muslimah yg berpakaian seperti itu, layakkah aku memberikan label negatif??Seorang kawan mengingatkanku, bahwa kewajiban seorang muslim adalah "amar ma'ruf nahyi munkar"melakukan kebaikan, mencegah kemunkaran. Amar ma'ruf seperti menanam benih, sedangkan nahyi munkar ibaratnya memberantas hama.Bagaimana hasil panen bisa optimal jika hanya menanam benih, sedangkan hama tak pernah diberantas..?!

Sedangkan aku..jangankan mencegah kemunkaran. Berbuat kebaikan pun masih setengah2..ibadah fardhu ain saja masih kulakukan tak tepat waktu..
Padahal manusia sendiri diturunkan ke bumi utk menjadi khalifah alam dalam rangka beribadah kepadaNya...
Ya!beribadah! Dan beribadah bukan hanya melakukan kebaikan untuk diri sendiri.

***

tak terasa kendaraan ini telah memberhentikan dirinya di tempat tujuan. Aku turun dan membayar kompensasi karena telah menggunakan jasanya.
Setelah itu, aku duduk dan terdiam sesaat. Ada yg berkelebat dalam spasi otakku.
Menyadari kekeliruanku, memberikan label negatif pada orang yg bahkan tak kukenal. Tanpa tahu alasan dibaliknya.
Sedangkan aku sendiri masih hipersensitiv jika diberi label negatif oleh beberapa pihak. Aku tak suka.. Dan tak ada seorang pun yg suka..astagfirullah..

Manusia memang tak sempurna dan takkan pernah sempurna.

Aku tahu ku takkan bisa, menjadi seperti yg Engkau minta.
Namun selama aku bernyawa, aku kan mencoba menjadi seperti yg Kau minta..

Seperti kata chrisye, kita hanya bisa mencoba. Menjadi yg terbaik bagiNya...
Tugas kita adalah berusaha sampai akhir menutup mata, dan Dia-lah yg akan menentukan semuanya...